Dag Dig Dug di Rumah Sakit


Jaman sekarang kalau sakit terus masuk rumah sakit, bukannya perasaan jadi tenang, malah jadi was-was. Banyak banget kasus pasien yang “dikerjain” sama rumah sakit. Sakitnya mungkin cuma radang tenggorokan, malah jadi harus rontgen, endoskopi, bahkan sampai dioperasi. Akhirnya sekarang kalau mau masuk rumah sakit, harus setidaknya kenal sama dokter yang akan merawat kita. Tapi kalau tidak ada dokter yang dikenal bagaimana ya? Ini yang paling membingungkan. Mau ga masuk rumah sakit, takut ga sembuh-sembuh. Mau masuk malah takut dikerjain. Banyak lho orang-orang yang bahkan meninggal “dikerjain” sama rumah sakit, jadi wajar saja kalau kita khawatir seperti ini.

Kalau misalkan tidak ada dokter yang dikenal, mungkin kita harus cari-cari info tentang penyakit kita. Jaman sekarang sudah ada internet, mudah sekali untuk mencari info di internet. Selain mengerti gejala-gejala penyakit kita, kita juga harus tahu bagaimana perawatan medis yang sebenarnya supaya tidak dibohongi dokter.

Aku punya pengalaman masuk rumah sakit karena DB (demam berdarah), jadi aku mau share nih perawatan-perawatan yang harusnya diberikan di rumah sakit jika kamu terkena DB:

  1. Infus itu wajib. Penderita DB biasanya mengalami rasa mual, padahal butuh cairan banyak dalam tubuhnya. Jadi penderita DB wajib diinfus. Infus itu sebenarnya cuma air, bukan obat. Jadi infus tidak akan punya efek samping, kecuali membuat tangan atau daerah yang diinfus menjadi bengkak (Ini karena banyak cairan yang masuk di daerah infus, jadi memang letak infus harus dipindah setiap 2-3 hari)
  2. Tidak ada obat untuk DB. DB itu tidak ada obatnya. Yang penting kita menjaga kondisi tubuh dan tidak kekurangan cairan selama sakit. Jadi kalau ada dokter yang bilang akan kasih obat, dia patut dipertanyakan (tapi kalau vitamin sih tidak apa-apa).
  3. Range Trombosit. Range trombosit normal adalah minimal 150.000 (satuannya aku lupa. Tapi seharusnya semua rumah sakit memiliki satuan yang sama). Untuk orang sehat biasanya trombosit berkisar 200.000-an. Kalau nilainya sudah berada di bawah 150.000, kita akan merasa lemas dan pusing. Dahulu, om-ku trombositnya 60.000 saja dia sudah tidak bisa bangun dari ranjang. Jadi kalau dokter bilang trombosit kamu 27.000 tetapi kamu masih bisa jalan, kamu sebaiknya curiga.
  4. 2 kali trombosit naik, berarti sudah boleh pulang. Syarat boleh pulang dari rumah sakit untuk DB itu adalah kenaikan trombosi. Setiap hari kamu akan diambil darahnya untuk diukur trombositnya. Jika trombosit kamu sudah mengalami kenaikan berturut-turut selama 2 hari, maka kamu sudah boleh pulang.

Itulah kira-kira petunjuk-petunjuk bagi kamu kalau masuk rumah karena DB. Kalau sudah mengerti cara-cara perawatannya, setidaknya rasa khawatir kita sudah berkurang walaupun kita tidak kenal dokternya.

About Junot D. Ojong

Author is a control systems engineer at a private company in Jakarta.
This entry was posted in Sekedar Cerita and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Dag Dig Dug di Rumah Sakit

  1. inez says:

    klo ga salah satuannya butir/cc [eh, sel trombosit tu disebutnya apa ya? =P].

    btw kdg info yg ada di internet jg ga bisa dipercaya sepenuhnya lho, harus dikonfirmasi ulang dengan membaca buku2 kedokteran. wkwk.. soalnya waktu itu gw cr di inet trus ky nglebih2in gt, trus nyokap buka2 buku farmakologi jdnya. =P

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s