Dream Log: Kos Baru


Minggu, 14 Juni 2009, 1600-1700 WIB

Aku lagi bersantai-santai di kos, sepertinya lagi tonton TV di ruangan tengah. Rasanya aku lagi ada di tempat kos baru. Di depan pintu kos ada pos satpam. Di dalamnya ada dua orang satpam, sepertinya mereka lagi nonton TV kecil di dalam pos. Lalu tiba-tiba aku melihat temanku si Sigit berjalan melewati ruangan tengah. Dia berjalan melewati belakangku.

Denah ruang tengah adalah seperti ini: Di depan ada TV dan lemari TV, lalu di depan TV-nya ada meja tamu yang dikelilingi sofa. Di sebelah kanan ada lorong menuju kamar-kamar kos dan di sebelah kiri pintu keluar. Si Sigit berjalan dari lorong melewati belakangku menuju pintu keluar. Kemudian tak berapa lama kemudian, si Wiliam berdiri di depan lorong, tetapi tidak memakai celana. Dia hanya pakai kaos warna kuning dan celana dalam.

Si Wiliam sedang membawa handuk dan perlengkapan mandi. Tiba-tiba, dia langsung lari melewati ruang tengah menuju pintu keluar. Dan ternyata, di sebelah kiri pintu keluar ada kamar mandi. Entah apa yang terjadi, si Sigit dan si Wiliam sempat bercanda dan si Wiliam bilang, “Gila, loe.” Sepertinya mereka bercanda menyangkut tombol lampu kamar mandi atau lainnya. Akhirnya si Wiliam masuk ke kamar mandi dan si Sigit pergi entah ke mana. Ketika si Wiliam dan si Sigit tadi bercanda, aku melihat si Tommy juga berdiri di depan lorong sambil tersenyum melihat mereka. Lalu ia pergi.

Lalu entah kenapa sekarang aku berada di dalam kamar kos, terbaring di tempat tidur. Perasaanku mengatakan ini tempat kos baru. Lalu timbul pikiran, “Wah, belum bilang papa kalau aku hari ini sudah pindah kos. Nanti deh aku telepon.” Lalu aku menyadari bahwa hari sudah sore, sudah sekitar maghrib. Aku memutuskan untuk mandi. Mengingat si Wiliam tadi mandi di depan, kupikir kos ini kamar mandinya di luar, “Ah, males banget nih mandi air dingin.” Setelah bangun dari tempat tidur, ternyata kamar kosku punya kamar mandi dalam. “Wah, ternyata kamar mandinya lebih besar daripada kamar mandiku yang dulu.”

Lalu aku bangun dari tempat tidur, dan sadar kalau sudah mulai gelap. Jadi aku menyalakan lampu. Tombolnya ada di sebelah kanan pintu kamar kos. Ketika menekan tombol lampu, aku mendengar lagu. Lagunya cukup aneh tapi familiar, “One is to dream….two is loving you…” Selain lagu itu, aku juga mendengar suara aneh seperti per atau pegas yang ditekan dan dilepaskan, “Toeng-oeng-oeng-oeng…..toeng-oeng-oeng-oeng…” Suaranya cukup menyeramkan bagiku menyadari hari sudah mulai gelap. “Suara apa ini?” pikirku.

Setelah beberapa saat kemudian, aku terbangun dari mimpi. Jam menunjukkan pukul 17.00 WIB. Ternyata lagu dan suara aneh tadi berasal dari radio. Aku tadi membiarkan radio menyala ketika tidur. Lagunya sama, “One is to dream… two is loving you…” dan lagunya diberi efek “Toeng….toeng…” Aneh sekali remix lagu ini.

About Junot D. Ojong

Author is a control systems engineer at a private company in Jakarta.
This entry was posted in Sekedar Cerita and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Dream Log: Kos Baru

  1. tyson says:

    pindah kemana kau junto??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s