Facebook Sukses karena Orang-orang Extrovert


Tiba-tiba saja hal ini terpikir olehku, “Mengapa facebook begitu sukses mengalahkan situs-situs social networking yang lain?” Inilah jawabannya: Facebook sukses bukan karena games-gamesnya, sharing fotonya, atau quiz-quiznya. Facebook bisa sukses karena situs ini sangat cocok bagi orang extrovert.

Orang extrovert adalah orang-orang yang sangat suka berhubungan dengan orang lain. Tipe orang ini tidak betah berada sendirian dan tidak mengobrol untuk waktu yang lama. Mereka lebih merasa nyaman berada di keramaian daripada di tempat yang sepi dan tenang. Karena mereka suka sekali mengobrol, berarti orang extrovert suka untuk share pengalaman atau keadaan dirinya kepada orang lain dan  ini cocok sekali dengan fitur facebook.

Fitur yang paling utama dari facebook adalah share status. Status ini biasa digunakan pengguna untuk “bercerita” apa yang ia pikirkan sekarang, yang sedang dilakukan, atau bahkan sedang berada di mana. Selain share status ini, semua aktivitas yang kita lakukan dapat dilihat oleh orang lain.

Walaupun bisa diatur tingkat privasinya, semua kegiatan kita di facebook akan ditunjukkan kepada orang lain pada aturan defaultnya. Kegiatan-kegiatan kita seperti bermain game, mengupload foto, mengomentari status orang lain, atau hubungan kita dengan pengguna lain pun secara default akan diumumkan/dipublish ke teman-teman kita.

Fitur publish inilah yang membuat facebook cocok bagi orang extrovert. Mereka bisa bersosialisasi secara penuh di facebook. Pada situs social networking lainnya yang terdahulu, kegiatan-kegiatan kita tidak akan terlihat oleh orang lain. Facebook menghilangkan privasi ini dan ternyata cukup disukai. Kegiatan facebook menjadi berpusat pada sharing cerita dan aktivitas. Kegiatan sharing ini tentu sangat cocok bagi orang-orang extrovert.

Lalu mengapa facebook menjadi lebih populer daripada situs-situs social networking yang terdahulu? Apakah berarti hampir seisi dunia terdiri dari orang-orang extrovert? Hal itu belum tentu, tetapi yang pasti mereka-mereka yang extrovert ini tidak akan mengalihkan kegiatan sosial mereka semua ke facebook. Mereka tetap bertemu teman-teman, mengobrol, dan berjalan-jalan bersama. Di sinilah facebook entah sengaja atau tidak sengaja menggunakan ke-extrovert-an para penggunanya untuk menyebarluaskan situsnya.

Karena frekuensi bersosialisasi yang tinggi, mereka-mereka yang extrovert pasti akan menceritakan facebook kepada teman-temannya dan mengajak mereka yang belum ber-facebook-ria. Karena sifat inilah facebook mendapatkan jasa layanan iklan yang gratis tetapi sangat cepat menyebar. Kepopulerannya sekarang melebihi situs social networking yang terdahulu dan ini bisa dilihat dari penggunanya tidak hanya di kalangan anak muda, tetapi mencapai orang-orang paruh baya dan lansia yang umumnya sudah tidak lagi mengikuti perkembangan teknologi.

Itulah rahasia sukses facebook menurutku. Memang bukan ini alasan utama facebook bisa sepopuler sekarang, tetapi menurutku ini bisa menjelaskan mengapa facebook bisa dikenal di segala rentang usia. Dari anak muda sampai om-om di kantoran dan tante-tante yang susah memakai mouse saja bisa ikut bermain facebook.

About Junot D. Ojong

Author is a control systems engineer at a private company in Jakarta.
This entry was posted in Sekedar Cerita and tagged , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to Facebook Sukses karena Orang-orang Extrovert

  1. narpen says:

    “tante-tante yang susah memakai mouse”
    ahahahaha… parah pisan lo..
    tapi cukup setuju kok.. facebook itu emang interaktif banget. banyak fiturnya yang kondusif banget buat orang2 narsis (ekstrovert lah bahasa lo.. :D)

  2. shi3nzzz says:

    krn baca post lu gw jd penasaran definisi extrovert sbnrnya apa not..
    soalnya ada tmn gw bilang org dibilang extrovert itu klo dy senang bergaul sama org” baru.. gampang akrab sama org baru gitu..
    hehe.. terus gw ambil tes extrovert ato introvert gitu..

    …dan hasilnya mencengangkan!! wkwkwkwk..

  3. inez says:

    gw ga extrovert lho not.. tapi gw doyan bgt facebook-an, aplg klo lg pngangguran gini. hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s